Kamis, 03 November 2011

Kamera DSLR sebagai kamera prosumer

Sudah menjadi hal yang umum jika di tempat obyek wisata kita sering melihat masyarakat atau mereka yang berprofesi bukan sebagai fotografer, membawa dan menggunakan kamera DSLR sebagai alat dokumentasi, apalagi jika kita berpapasan dengan wisatawan manca negara, sepertinya kamera DSLR sudah menjadi gadget yang wajib mereka bawa. Lalu kemana kamera prosumer yang selama ini biasa mereka gunakan? Mengapa sekarang awam banyak yang beralih ke kamera DSLR?

Padahal fitur-fitur kamera prosumer terkini seperti; pengaturan manual untuk merubah ISO, keleluasaan menentukan jenis eksposur, penyimpanan file pada format RAW atau malah kemampuan untuk berganti-ganti ukuran lensa pada prosumer Panasonic Lumix seri GF, Olympus seri Pen, atau Samsung NX. Lengkapnya secara teknologi, kamera prosumer masa kini nggak kalah dengan kamera DSLR.

Hanya masih ada sedikit keterbatasan pada kamera prosumer dibanding DSLR, misalnya dalam bidang detail hasil gambar, kinerja secara keseluruhan atau kelengkapan aksesoris penunjang lainnya. Malah harga pada beberapa prosumer terkini bisa lebih mahal jika dibandingkan dengan harga kamera DSLR kelas entry level.

Bukan maksud saya untuk mengecilkan peran dan keberadaan kamera prosumer, tentu saja jenis kamera ini sangat cocok bagi mereka yang butuh kepraktisan dan tuntutan untuk fitur kamera yang lebih lengkap serta hasil gambar yang lebih baik dari sekedar kelas kamera saku.

Tapi bagi mereka yang menginginkan kualitas dan ingin memiliki keleluasaan jika nantinya ingin mengeksplorasi minatnya terhadap dunia fotografi lebih jauh, nggak ada salahnya untuk menjatuhkan pilihan anda pada kamera DSLR.

Selamat mencoba!


sumber gambar

18 comments:

Skydrugz mengatakan...

kayaknya klo buat jalan2 sy mmg lbh suka kamera ndak ribet...

yg jenis camdig biasa saja...yg otomatis :D

saat ada momen apapun, siap sedia :D

cho mengatakan...

saya juga pengen beli yg sebangsanya pentax Q itu. lebih ringan. kalo slr, cukup analog dulu :D

tukangpoto mengatakan...

skydrugz : praktis dan nggak ribet ya mas.. :)

cho : wah, kamera nyeni tuh, mbak..slr analog sekarang bingung cuci cetaknya, kualitas cetaknya nggak kayak dulu..jernih.

dhila13 mengatakan...

aku malah mengandalkan hp... beruntung hp LG aku bagus bgt u/ moto.. :D

recipe book mengatakan...

semoga makin sukses dengan blognya mas.. terima kasih sudah berkunjung di blog saya, salam sukses

Outbound Malang mengatakan...

lebih praktis pakek kamera yang simple...:p
salam kenal..

dualima mengatakan...

minta panduan untuk trik ataupun tutorial make camera dslr...punya gue canon 1000d

cara optimasi mengatakan...

untuk kesekian kalinya saya berkunjung ke blog ini, dan masih tetap konsisten dengan 1 tema "fotografer".

sukses terus mas, blognya keren! :D

tukangpoto mengatakan...

..dari namanya juga sudah 'fotografer jurnal', mas..he..he..ya yang pasti temanya nggak jauh-jauh. Makasih sudah mampir.

sinta mengatakan...

saiia jga pgn bli kamera,,,,sebangsa itu.,,,

nunik mengatakan...

Kamera saku saya nggak punya Mas, selama ini pake N8.

Kemarin habis beli 550D. Yeay! Hasil jepretanku udah lihat kan?

tukangpoto mengatakan...

iya,mbak saya sudah liat..keren!

Obat Herbal Jantung Koroner mengatakan...

kamera yg simple bikin ga ribet bawanya..
keren bgt...

obat herbal penyakit insomnia mengatakan...

kamera yg cocok buat dibawa kemana mana pake pentax Q

obat herbal penyakit TBC mengatakan...

semoga sukses ia dengan blognya.....

obat herbal penyakit stroke mengatakan...

nice share om....
sukses ia...

Pusat Herbal berkualitas, halal, menyehatkan, dan murah mengatakan...

info yang sangat bermanfaat. terima kasih om.

ganny mengatakan...

swah sangat bermanfaat om ilmunya :)