Minggu, 24 Januari 2010

Fatwa haram foto pre wedding

Akhir-akhir ini ramai dibicarakan tentang fatwa haram atas foto pre wedding di kalangan fotografer dan dunia fotografi Indonesia pada umumnya. Fatwa haram ini dikeluarkan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri ( FMP3 ) se-Jawa Timur ke 12 di Ponpes Lirboyo, Kediri dan hal ini diakui oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Cholil Ridwan, yang setuju karena hal itu selaras dengan ajaran Islam.

Pengharaman pembuatan foto pre wedding ini setidaknya di dasarkan pada 2 hal :
- Pada pasangan mempelai dan fotografer yang melakukannya;

1 . Untuk mempelai, diharamkan apabila :
- Dalam pembuatan foto dilakukan dengan ikhtilat ( percampuran laki-laki dan perempuan ).
- Kholwat ( berduaan ).
- Kasyful aurat ( membuka aurat ).

2 . Untuk fotografer pre wedding;
- Diharamkan karena dianggap menunjukkan sikap rela terhadap kemaksiatan.

Ada yang pro dan banyak pula yang kontra terhadap adanya fatwa ini. Di Facebook sendiri sudah berdiri group 'TOLAK ANJURAN PREWEDDING HARAM', sebagai reaksinya.

Sebagai tukang foto, saya tetap menjalankan apa yang sudah menjadi pekerjaan saya, perkara halal atau haramnya sudah ada Hakim yang akan menentukannya. Bagi yang pro ataupun yang kontra silahkan mempertahankan pendapatnya masing-masing. Kebebasan berpendapat dilindungi oleh undang-undang,kok. Asal tidak anarkis dan merugikan yang lain. Artikel ini saya tulis hanya sebagai informasi seluk-beluk dunia fotografi dan bukan untuk memancing perdebatan yang tak berkesudahan. Salam jepret!



Sumber foto


58 comments:

Dreamersboy mengatakan...

Mohon ijin mengamankan yang pertama.......................x

Dreamersboy mengatakan...

Berjalan menelusuri arus angin malam yang dingin membuat hatiku teringat akan cipta karya sahabatku.Menikmati sajian sahabat di malam hari sehangat pengetahuan kontraduktif.

Triunt mengatakan...

Padahal Triunt pengen banget suatu hari nanti bisa bikin prewedding hehe :9

tukangpoto mengatakan...

dreamersboy : silahkan..

Triunt : silahkan saja mas triunt,sampean tidak merugikan orang lain kok..

dwi mengatakan...

Menurut saya perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, selama kita bisa menghormati pendapat orang lain
say no to anarkis !!!

nakjaDimande mengatakan...

hmm, ini pasti yang paling memancing reaksi.

Padahal ada lho foto prewedding yang justru menggugah, kaya' yg yg punya Irfan Hakim dulu itu. cukup Islami menurut bundo.

Lagi-lagi,.. hmm.

meiy mengatakan...

iya pro kontro biasa mas, akhirnya individu ikut saja nuraninya, walau menurutku bagi yg muslim, sangat jelas batasannya...tinggal kita pilih yg mana :)

tukangpoto mengatakan...

dwi : dengan menimbang keberadaan orang lain kita jadi terbiasa saling menghargai.

nakjaDimande : masalahnya mereka melihatnya melalui syariat,bundo.

meiy : asal bertanggung jawab pada pilihannya masing-masing.

musayka mengatakan...

salam blognya fotographer memang unik. bagus2 teori yang diberikan dan hasil jepretannya..


salam
SABUDI "sastra budaya indonesia"
mari kita jaga bersama!

tukangpoto mengatakan...

Salam juga bagi Musayka.

Ongki mengatakan...

hmm, kalau saya, jujur, tidak suka dengan foto preweding yg terlalu 'seksi' sehingga bikin kurang sreg lihatnya, apalgi yg muslim, untuk yg non muslim sy no komen :)

Tp, itu hak masing2.. Asal mereka bisa membatasi dirinya masing2 dan tidak kebablasan..

Bebas bukan berarti bebas sebebas-bebasnya, tetap ada norma yg mengatur..

Itu pendapat saya Mas, thx.. :D

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih sudah urun pendapat mas Ongki.

Marshmallow mengatakan...

saya sih pernah mendengar komentar ibu saya saat melihat foto prewed yang terpampang di gedung resepsi, bahwa beliau merasa risih melihat foto-foto dengan pose yang terlalu "intim" padahal sang pengantin notabene saat dipotret belum berstatus suami istri.

mungkin ada benarnya bila foto-foto prewed lebih dibuat santun posenya. toh tanpa harus berpose mesra-mesraan foto prewed bisa tetap tampil artistik!

wempi mengatakan...

Yang penting buat real seperti orang yang akan menikah, bukan seperti orang yang sudah menikah... hehe...

arkasala mengatakan...

he he, selalu jadi pro kontra memang.
Saya hanya ingin ngomentari phootonya aja : sekali-sekali bikin pameran di blognya mas. Pameran photo gitu hasil karyanya.
Trims :)

tukangpoto mengatakan...

Marshmallow : Setuju, saya sendiri suka risih kalo ngegayain pose-pose yang terlalu 'intim'..hehehe.

wempi : wah, bingung posenya yang kayak gimana,ya?..hehe.

Arkasala : boleh juga nih kang usulnya,saya kumpulin dulu deh foto-fotonya...

Mamah Aline mengatakan...

di Fb saya bergabung dalam grup tolak fatwa haram pra wed, karena tidak perlu berlebihan dalam menyikapi hal seperti ini selama dilakukan dalam batas norma dan tidak keluar dari susila, justru bagus untuk artistik.

Badruz mengatakan...

setahu saya itu tidak mengikat mas,

masih banyak hal besar yang merugika rakyat bahkan dosa besar di negeri ini yang haram tapi di lakukan secara jamaah....

ini baru haraaaaaaam.

semalat jepret mas Didit.

bundadontworry mengatakan...

di negeri ini kenapa senang banget bikin kontroversi?
walaupun beda pendapat boleh2 saja dan dilindungi juga oleh UU, namun seperti yg Mas Didit bilang, jangan sampai tercipta keanarkisan.
salam.

tukangpoto mengatakan...

Mamah Aline : setuju sama mamah,kita;para tukang foto juga manusia yang tahu batasan dan norma-norma,mana yang elok untuk ditampilkan dan mana yang tidak.

Badruz : setuju sama mas Badruz,lebih banyak persoalan besar yang harus dituntaskan di negri ini daripada sekedar menutup periuk nasi orang.

bundadontworry : setuju sama bunda,lebih baik kita mengurusi urusan masing-masing tanpa merugikan yang lain dan tidak membuang waktu untuk urusan yang malah menghambat kreatifitas.

NURA mengatakan...

salam sobat
iya saya juga dengar infonya,mengenai diharamkan foto pre wedding ini.mas..
sebenarnya ada betulnya,karena sebelum ijab kabul,belum jadi istri atau suami yang syah,,kan?
trims sharingnya.

Nda mengatakan...

setiap orang mempunya kacamat pandang yg berbeda mas..
pandai2 lah kita menyikapi suatu hal/keadaan...

sauskecap mengatakan...

foto preweding kalo ga berduaan trus gimana donk? masa harus ada orang ketiga...

peri mengatakan...

kalo praweding haram foto sama pacar juga haram dunk???
salam

tukangpoto mengatakan...

NURA : sama-sama mbak Nura.

Nda : baiklah kalo begitu..

sauskecap : orang ketiga , fotografernya,mbak..hehe.

peri : terserah bagaimana anda menyikapinya.

anggi mengatakan...

Kalau pre weddingnya terlalu intim bisa menjurus zinah. hhmm.. Mendingan foto pre weddingnya jangan terlalu intim soalnya bisa buat orang pada ngiri. wkwkwkwk... juskid.

salam kenal ^^

tukangpoto mengatakan...

Atau mendingan foto 'after wedding' aja sekalian..hehe.

HALAMAN PUTIH mengatakan...

Mending dinikah sirri dulu aja, lalu bebas berfoto2 dengan pose mesra sekalipun.

tukangpoto mengatakan...

Sebuah usulan dari teman kita...

Kakaakin mengatakan...

Mesti bijak menghadapi ginian... :)
Mudah2an nggak anarkis...

guskar mengatakan...

foto pre wedding menurut saya sih suatu karya seni.
seniman yg menciptakan karya tsb bisa kok melakukannya tanpa melanggar syariat :)

tukangpoto mengatakan...

Kakaakin : dan tidak menutup lahan pekerjaan orang lain.

guskar : sejuk rasanya jika semua orang bisa lebih arif dan bijaksana.

sunarnosahlan mengatakan...

namanya juga pre, maka isinya pun seharusnya pre bukan seperti sudah menikah, jadi permasalahan sebenarnya bukan pada bungkus tapi kontennya.
Saya pribadi memilih tak ada foto pre Wedding
Maaf tak bermaksud menyalahkan siapa-siapa, hanya urun rembuk kecil-kecilan

wi3nd mengatakan...

nanti bikinna pasca weddin9 ajah dech.. :)

aaaamaan kan *hihi

Action Figure Toy mengatakan...

wah aneh juga yah
kan maksudnya poto pre wedding
mungkin wedding diartiin kawin bukan nikah
wkwkw...
dua kata tapi beda makna :)

isnuansa mengatakan...

Saya nanti bikin nggak ya poto prewed?

tukangpoto mengatakan...

sunarnosahlan : terima kasih mas Narno atas pendapatnya.

wi3nd : 'afterwedding' ya..

AFT : mereka nggak setuju dari isinya.

isnuansa : bikin aja,mbak.Buat kenang-kenangan..hehe.

Narzis Blog mengatakan...

Waduw..kalo saya mah kontra...
Gak setuju banget...
Makin lama MUI makin seenaknya aja nih menurut saya...
Gini aja diurusin segala...
Ah..parah mah...

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih atas pendapatnya,mas.

Saung Web mengatakan...

wah iya juga tuh.. gimana atuh.. serba susah juga ya.. itu MUI sebagai institusi resmi pastinya tak kan sembarangan ngeluarin fatwa.. bagi sobat.. tukang foto bener mending ngambil sikap diam aja.. hehe..

Link Tea mengatakan...

Yah kita tunggu aja kelanjutannya nih.. bagi saya sih terpulang kepada masing2 aja.. n bertanya lebih banyak manfaatnya atau mudaratnya ??

annosmile mengatakan...

memang kontroversi tapi kayaknya berita fatwa itu sudah redup..
apakah hanya kegemparan sesaat
mengenai isi fatwa saya no komen aja

tukangpoto mengatakan...

saungweb : tukang foto tetap akan selalu menjadi tukang foto..hehehe.

Linktea : saya kembalikan saja kepada pribadi masing-masing.

Annosmile : saya no comment dan tetap pada pekerjaan sehari-hari.

NumB3R mengatakan...

yah...kembali kepada pribadi masing2 saja kang. tiap orang toh bebas berpendapat, asalkan bisa dipertanggungjawabkan :D

juzztyas mengatakan...

fotonya bagus...masak foto yg model begitu diharamin :(

tukangpoto mengatakan...

NumB3R : memang itulah jalan keluar yang paling baik,kang.

juuztyas : mereka melihatnya dari sudut pandang syariat,Tyas.

rental mobil mengatakan...

thx udah baca artikelnya

jumialely mengatakan...

Sebagai orang seni dan design, saya berpikir seni tidak bisa dibatasi, banyak foto pra wedding bernuansa islami. Mengapa kita harus mempermasalahkan sesuatu yang terlihat oleh umum, sedangkan sesuatu kemaksiatan yang merupakan rahasia umum, tidak diangkat ke atas.

berbeda pendapata wajar. tetap lah bekerja, tetaplah berseni, tetapi tetap lah menghargai nilai moral.

salam

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih atas pandangannya,mbak Jum. Saya sangat menghargai.

Ria mengatakan...

mungkin posenya aja yg perlu dirubah mas jangan yg mesra2 kayak udah suami istri, layaknya foto jauh2an itu kayaknya gpp deh

tukangpoto mengatakan...

Ok deh ,Ria..akan saya ingat.

unlocked kayu mengatakan...

yg pasti2 aja lah yg mau di haramin... apakah ngadain pesta perkawinan di mesjid2 dgn tamu yg datang dgn gaun2 sexy itu halal..???

tukangpoto mengatakan...

Makasih atas komennya mas.

Pasang iklan baris gratis tanpa daftar mengatakan...

Wahh gimana yahh, padahal buat kenang-kenangan tuh bikin photo pernikahan!!

Sepeda Motor Bebek Injeksi Kencang dan Irit Jupiter Z1 mengatakan...

selama tidak melewati batas seperti tidak berpakaian seronok dan berpose dengan sopan, mungkin tidak haram. Wallahu'alam

Anonim mengatakan...

sebaiknya jgn cuma ber"andai-andai" atau ber"mungkin-mungkin" bahkan meng"gampang-gampang"kan syariat, masing2 pribadi tingkatkan saja iman dan gali ilmu agama lebih dalam.. kalo tidak ragu dgn fatwa tsb terusin ajah dan kalo ragu lbh baik tinggalkan.. drpd dosa, resiko dosa dan tidaknya kita tanggung sendiri, yg jelas sdh ada peringatan dan dasar agama yg kita ketahui. Trus bwt @badruz: hehe.. jgn2 bawa2 persoalan lain dong, yg kita bahas disini khan ttg foto pre-wedding.. persoalan/masalah lain beda kajiannya, kl cm ngelyad masalah yg besar tanpa memperhatikan yg kecil.. ntar yg kecil bs lbh bueaasarr dr yg besar skrg lohh^^
@unlocked kayu: bener tuh, MUI kalo kasi fatwa harusnya merata donk

Obat Radang Tenggorokan Tradisional mengatakan...

kalau menurut saya mungkin hak kita namun harus dalam batas kewajaran

bdg creative mengatakan...

betul setuju ane ...