Minggu, 19 Oktober 2014

ANAK PENJUAL KUE

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - ANAK PENJUAL KUESeorang pemuda yang sedang lapar pergi menuju restoran jalanan dan iapun menyantap makanan yang telah dipesan. Saat pemuda itu makan datanglah seorang anak kecil laki-laki menjajakan kue kepada pemuda tersebut, "Pak, mau beli kue, Pak?" Dengan ramah pemuda yang sedang makan menjawab "Tidak, saya sedang makan". Anak kecil tersebut tidaklah berputus asa dengan tawaran pertama. Ia tawarkan lagi kue setelah pemuda itu selesai makan, pemuda tersebut menjawab "Tidak dik, saya sudah kenyang". Setelah pemuda itu membayar kekasir dan beranjak pergi dari warung kaki lima, anak kecil penjaja kue tidak menyerah dengan usahanya yang sudah hampir seharian menjajakan kue buatan bunda. Mungkin anak kecil ini berpikir "Saya coba lagi tawarkan kue ini kepada bapak itu, siapa tahu kue ini dijadikan oleh-oleh buat orang dirumah". Ini adalah sebuah usaha yang gigih membantu ibunda untuk menyambung kehidupan yang serba pas-pasan ini. Saat pemuda tadi beranjak pergi dari warung tersebut anak kecil penjaja kue menawarkan ketiga kali kue dagangan. "Pak mau beli kue saya?", pemuda yang ditawarkan jadi risih juga untuk menolak yang ketiga kalinya, kemudian ia keluarkan uang Rp. 1.500,00 dari dompet dan ia berikan sebagai sedekah saja. "Dik ini uang saya kasih, kuenya nggak usah saya ambil, anggap saja ini sedekahan dari saya buat adik". Lalu uang yang diberikan pemuda itu ia ambil dan diberikan kepada pengemis yang sedang meminta-minta. Pemuda tadi jadi bingung, lho ini anak dikasih uang kok mal....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 09 Oktober 2014

MENABUR BENIH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - MENABUR BENIHDi sebuah kaki gunung yang gundul dan tandus. Seorang bapak tua memikul sebuah kantung penuh berisi bibit pohon kayu di bahunya, sementara sebuah cangkul berada di bahu yang lain . Sepanjang hari pak tua menggali lobang dan memasukan bibit-bibit pohon tersebut. Begitulah kerja pak tua setiap hari. Ketika malam tiba, ia memetik sayur-sayur yang bertumbuh liar di kaki gunung itu untuk menjadi santapannya di malam nanti. Suatu hari sejumlah murid sekolah datang berpiknik di kaki gunung tersebut, dan mereka begitu heran melihat pak tua yang seakan melakukan suatu pekerjaan yang amat tak berarti, karena tempat itu nampak tandus dan tak mungkin bibit-bibit itu akan bertumbuh subur. “Aku hidup di tempat ini dan aku telah menaburkan jutaan benih pohon kayu. Namun hanya 1 persen saja yang tumbuh. Tapi aku tak akan berputus asa. Di hari tuaku, aku ingin terus menaburkan benih di sini.” Tahun terus beralih. Anak-anak sekolah tersebut telah bertumbuh dewasa. Ketika mereka datang lagi ke kaki gunung tersebut...WAH...!!! Mereka tercengang dan berdecak kagum. Betapa indah pemandangan di sana yang diwarnai pohon-pohon nan hijau serta merdunya nyanyian burung. Bapak tua sudah lama pergi. Namun ia meninggalkan harta karun tak ternilai. Pengorbanan kita mungkin tak dapat dinikmati hasilnya saat ini. Namun percayalah, bahwa ada saatnya ketika bibit memunculkan tunasnya. (Janganlah berusaha menjadi orang yang berhasil, tapi berusahalah menjadi orang yang bernilai. - Einstein) ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 08 Oktober 2014

LAYANG-LAYANG

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - LAYANG-LAYANGSebuah layang-layang yang baru saja selesai dibuat. Pemiliknya membawa ia ke lapangan terbuka. Secara perlahan-lahan layang-layang itu menemukan dirinya terbang semakin lama semakin tinggi. Ketika ia mengangkat wajahnya menengadah ke langit, ia berteriak gembira; 'Wuaahhh, langit yang biru. Aku akan terbang tinggi sampai ke ujung sana.' Namun tiba-tiba ia merasa bahwa perjanannya kini agak tersendat dan menjadi berat. Ia tidak bisa bergerak lebih tinggi dan tak mampu maju lebih jauh lagi. Ketika ia menundukkan kepalanya, barulah ia tahu kalau pemiliknya memegang kuat ujung benang. Benang itulah yang membuatnya tak bisa terbang tinggi. Layang-layang itu menjadi amat marah. 'Mengapa ia tidak melepaskan aku?? Bila aku dilepaskan secara bebas, aku pasti akan terbang lebih tinggi menembusi awan-awan yang ada jauh di atas sana.' Demikian layang-layang itu berontak. Tiba-tiba tali benang itu terputus. Dan Ternyata bukan kenikmatanlah yang dia peroleh. Sebaliknya, ia kini jungkir balik terbang tak teratur dibawa angin. Angin kencang datang menghembus, dan ia jatuh tersangkut di atas sebatang pohon. Rangka-rangkanya patah. Kertas-kertasnya sobek. Ia kini menjadi seonggok sampah yang tak berbentuk. Pada saat seseorang berkata bahwa ia hebat dan kuat, saat itu merupakan awal kehancurannya. ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

NASIB SEEKOR BURUNG

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - NASIB SEEKOR BURUNGSambil menggenggam seekor burung kecil dalam kepakan tangannya, seorang anak datang menghadap seorang kakek. Kakek ini amat terkenal tidak hanya di daerahnya, tetapi bahkan pula di seluruh pelosok negri. Ia tidak hanya dikenal sebagai seorang yang baik dan cerdas, namun lebih dari itu ia dipandang sebagai seorang yang amat bijaksana. Setiap kali berhadapan dengan persoalan yang paling rumit sekalipun, ia pasti akan mampu keluar dengan ide-ide yang cemerlang. Anak kecil itu berdiri di hadapan kakek tua dan secara saksama memperhatikannya. Dalam hatinya ia berpikir bahwa saat ini akan berakhirlah reputasi bapak tua itu sebagai seorang bijak, karena ia amat yakin bahwa si kakek itu tak akan mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Setelah cukup lama memperhatikan kakek itu, dan sambil mengangkat tangannya yang tergenggam, anak itu mengajukan sebuah pertanyaan; “Kakek yang bijaksana; katakanlah kepadaku, apakah burung kecil yang ada dalam genggaman tanganku ini masih hidup atau telah mati?” Anak itu berpikir, kalau dijawab sudah mati, maka ia akan melepaskan burung yang masih hidup dalam genggaman tangannya itu terbang. Sebaliknya, bila dijawab masih hidup maka ia akan meremuk keras burung tersebut hingga mati. Dengan itu pak tua tersebut akan kehilangan nama baiknya. Anak itu semakin tidak sabar menanti, karena kakek tua tersebut tidak segera memberikan jawabannya. Setelah agak lama berpikir, kakek tua itu berkata; “Secara jujur harus aku katakan bahwa aku tak tahu apa....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 04 Mei 2014

tanah Jawa

bisik batang padi dihembus angin
indah rayuan kuning hijau bersisian
alunan gending buaian membelai sukma
imaji paras ayumu, Sri
ketika kerontang diterpa hujan
sejuk menyelusup menggetar ujung syaraf
lapar dahaga digenapi prasmanan
senyum dikulum mata menerawang
disaat teduh tanah jawa toreh kenangan


( mencairkan kevakuman )

Kamis, 10 Januari 2013

Refleksi tahun baru

Kami sadar,
bahwa tahun 2012
adalah tahun yang penuh ujian dan cobaan
semua itu terjadi 
agar kita bisa 'naik kelas'
agar kita terus menjadi lebih baik
sebab tiada pilihan lain
selain untuk terus maju
dan memberikan yang terbaik bagi sesama

semoga di tahun 2013
kita dapat menorehkan 
pencapaian-pencapaian
yang lebih gemilang

Salam jepret!

Sabtu, 29 September 2012

Photoshoper

"Apa ada yang salah dengan photoshoper?"

Begitulah sebuah pertanyaan yang pernah dilontarkan oleh seorang sahabat pembaca blog ini kepada saya seolah minta ketegasan tentang keberadaan seorang photoshoper yang sering mendapat tanggapan dengan konotasi yang miring dari para fotografer senior atau khususnya dari mereka yang belajar fotografinya pada jaman fotografi analog dulu.

Menurut hemat saya, tidak ada yang salah sama sekali dari keberadaan seorang photoshoper. Photoshoper hadir karena sebuah konsekuensi dari kemajuan teknologi fotografi. Yang tadinya hanya berteknologi analog menjadi fotografi digital. Sama halnya seperti seorang teknisi cuci cetak kamar gelap atau seorang tukang tusir foto ketika fotografi masih analog.

Seorang fotografer tidak harus menjadi seorang photoshoper walaupun dalam proses menghasilkan sebuah karya foto ia menggunakan software photoshop. Begitu pula sebaliknya. Seorang photoshoper adalah mereka yang bekerja full menggunakan software photoshop, baik itu untuk merancang desain grafis, memanipulasi karya foto, menggabungkan beberapa potongan gambar menjadi sebuah image baru atau jika di sebuah studio foto mereka adalah para editor foto yang merancang tampilan sebuah album foto agar tampil ciamik. Mereka ini adalah sejatinya seorang photoshoper.

Photoshop hadir sebagai perangkat lunak pengolah foto yang mudah digunakan oleh siapa saja untuk mengoreksi karya fotonya agar dapat tampil lebih layak. Sisi positif dari kemajuan teknologi adalah kemudahan bagi siapa saja untuk melakukan suatu pekerjaan yang tadinya hanya bisa dilakukan oleh pakarnya tanpa harus menjadi ahlinya. Sebuah keadaan yang harus dapat diterima oleh semua kalangan.

Namun masih ada suara-suara sumbang yang mengatakan bahwa kemudahan memotret saat ini banyak dimanfaatkan oleh fotografer 'dadakan' yang mengambil 'jatah' mereka yang memang menggantungkan hidup dari bidang ini. Seharusnya mereka tidak perlu takut, karena kwalitas dan pengalaman adalah sesuatu yang nggak begitu saja bisa dibeli. Tiap orang dapat saja memotret dan mengambil gambar, lalu memanipulasi hasilnya, tapi tidak semua orang bisa menjadi seorang fotografer.

Gimana pendapat sahabat?







photoshoper  :
facebook.com/ Dedy Bgenx Irawan

Sabtu, 08 September 2012

Branding dengan blogging

Secara sederhana kegiatan branding dapat dikatakan sebagai kegiatan mempromosikan produk barang atau jasa yang kita jual agar produk tersebut banyak dikenal oleh masyarakat kemudian mempersuasikan agar masyarakat juga mau mempergunakan produk tersebut.

Banyak sekali cara yang dapat dilakukan oleh para produsen dalam rangka kegiatan branding ini. Dari yang paling mahal seperti memasang iklan di media massa atau televisi, bikin acara grand launching khusus, promo diskon besar-besaran sampai dengan cara yang murah namun efektif yaitu dengan cara promosi lewat sosial media.

Dan jika nantinya memang produk anda adalah produk unggulan dengan sendirinya konsumen akan merekomendasikan produk anda secara otomatis dari mulut ke mulut. Jika sudah sampai pada tahap ini hasilnya tentu sudah seperti yang diharapkan dan usaha branding anda bisa dikatakan berhasil.

Lalu bagaimana caranya agar usaha branding yang kita lakukan bisa tetap menonjol dan konsumen tetap aware dengan produk yang kita tawarkan?

Salah satu cara yang dapat kita tempuh dengan hasil yang lumayan efektif adalah dengan kegiatan blogging.Blog yang berisi artikel serba-serbi seputar produk anda ini harus terhubung akun Twitter dan Facebooknya sehingga informasi yang dikandungnya benar-benar diikuti oleh para follower sosial medianya.

Blognya bisa berisi tentang keunggulan dari produk yang kita jual, juga tentang keuntungan lebih jika konsumen menggunakan produk kita dan informasi yang menguntungkan lainnya seputar produk tersebut.Informasi ini harus terus diupdate secara berkala paling sedikit seminggu sekali agar para konsumen terus aware dengan keberadaan produk kita.

Dengan metode branding lewat blogging ini diharapkan para calon konsumen akan lebih mengenal secara pribadi lewat tulisan kita. Jika konsumen sudah mengenal dan percaya secara pribadi tentunya mereka sudah tidak ragu lagi untuk menggunakan produk yang kita tawarkan.

Setiap pertanyaan yang diajukan terhadap produk diusahakan untuk dijawab agar keingintahuan konsumen dapat terjawab yang yang berujung pada rasa percaya untuk menggunakan produk kita.

Jika anda merasa tidak mampu mengelola sendiri, baik itu blog atau artikel-artikel pengisi blog tersebut, anda bisa mendelegasikan pekerjaan ini kepada penulis lepas yang anda percaya.

Oke, selamat mencoba.