Selasa, 01 September 2009

Tips membeli kamera DSLR bekas

Bagi yang urgent membutuhkan kamera DSLR untuk melakukan pekerjaan tapi hanya memiliki dana yang cukup untuk memiliki kamera DSLR second hand, mungkin tips dari saya ini dapat membantu anda untuk menentukan pilihan :

1 . Periksa keadaan umum kamera, hindari kamera dengan cacat yang nyata. Cat body kamera yang sudah aus atau mengelupas menandakan umur kamera yang tinggal sedikit karena sudah sangat sering dipakai.

2 . Periksa kondisi mirror reflexnya, mungkin ada yang cacat atau retak cerminnya lalu lakukan tes apakah fungsinya masih bekerja dengan baik.

3 . Tes sistem autofokusnya, lihat di viewfinder apakah setiap titik autofokusnya masih bekerja sesuai pengesetan dan masih merespon dengan akurat.

4 . Cek fungsi shutternya, tes shutter speednya pada setiap kecepatan apakah masih berfungsi sesuai pengesetan dan langsung merespon ketika tombol ditekan.

5 . Lihat viewfindernya, pastikan dalam keadaan bersih dan tidak buram, hindari adanya cacat di viewfinder yang akan berpengaruh langsung pada hasil pemotretan.

6 . Pastikan setiap mode eksposur dan fungsi kamera bekerja dengan benar, jangan beranggapan bahwa setiap fungsi kamera bekerja dengan benar tanpa kita melakukan tes terhadapnya.

7 . Periksa LCD panelnya, cek apakah setiap ikon ditampilkan dengan benar, lihat ketika menampilkan preview hasil pemotretan hindari kemungkinan adanya dead pixel.

8 . Lihat mount lensa pada body kamera, pastikan masih sempurna, tidak ada cacat atau bekas benturan. Periksa keadaan pin dan gir levelnya.

9 . Coba buka tutup tempat kartu memorinya, CF atau SD card, masuk dan keluarkan kartu memorinya apakah masih pas dan klik ketika dilakukan.

10 . Periksa seluruh elektronik kontaknya, seperti; hot shoe, kompartemen battery, colokan USB dan video, trigger flash, dari kemungkinan adanya karat.

11 . Cek seluruh tombol, putar setiap dial apakah masih berfungsi dengan semestinya.

12 . Tanyakan harga untuk body dan lensanya, apakah sesuai dengan harga pasaran, jika sesuai anda bisa lanjutkan dengan tawar-menawar lalu tentukan pilihan anda.


Sangat disarankan pilihan untuk membeli kamera DSLR bekas ini hanya ditujukan bagi mereka yang sudah mengerti seluk beluk kamera, bagi para pemula saya sarankan untuk membeli kamera baru agar lebih terjamin dan aman karena pasti ada garansinya, tapi sekali lagi, pilihan ada di tangan anda tentunya. Gimana, ada yang mau nambahin?



Diedit dan disarikan dari Google search result.

9 comments:

nataleo pandra mengatakan...

saya setuju dengan saran-saran nya.

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih, kawan.

wiku mengatakan...

Tip dalam memilih kamera dslr bekas cukup mudah di pahami sehingga kam yang akan membeli kamera bekas akan mudah mendeteksi apakah sementara kamera bekas itu bisa kami gunakan hingga nantinya kami bisa membeli yang baru.Memamng sangat membantu bagi kami para pemula.

tukangpoto mengatakan...

Blog ini memang berusaha agar dapat membantu para pencari informasi praktis mengenai hal-hal seputar fotografi. Terima kasih sudah mau mampir.

topeqs mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
topeqs mengatakan...

apakah shutter count mempengaruhi dalam pembelian camera dslr second ? apakah ada rekomendasi jumlah shutter count untuk pembelian camera dslr second ?

tukangpoto mengatakan...

Ada, jika sipembeli mensyaratkan jumlah shutter count ke dalam pertimbangannya, usahakan agar jumlahnya masih di bawah 50.000. Masih banyak pertimbangan lainnya tergantung individu masing-masing.
Semoga membantu :)

komprank mengatakan...

untuk pemula kamera dslr yang tidak menuntut aksesori terlalu mahal merek apa, cara memilih lensa bekas itu apa tips nya?

tukangpoto mengatakan...

Saya rekomendasikan Canon 1100d + lensa kitnya, kalo mau beli lensa bekas lebih baik langsung ke pemiliknya aja, kalo ada apa-apa bisa langsung dipertanggung jawabkan.