Minggu, 27 Desember 2009

Motivasi blog fotografer jurnal


" Mas, kok foto saya jadinya nggak seperti foto displaynya?"
" Kalo mau beli kamera digital itu bagusnya yang berapa megapiksel ya mas?"
Pertanyaan di atas adalah sedikit dari pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para klien sewaktu saya masih aktif menjadi fotografer studio. Jika klien tersebut menanyakan pada orang yang mengerti mungkin akan mendapat jawaban yang memadai. Tapi setau saya mereka lebih sering bertanya kepada orang yang tidak tepat atau yang lebih suka menyembunyikan kebenaran demi kepentingan sendiri. Seperti jika anda bertanya kepada penjaga toko kamera, pastinya dia akan menyarankan anda untuk memilih kamera dengan megapiksel yang lebih besar, padahal itu sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhan anda.

Dari hal-hal seperti di ataslah saya jadi termotivasi untuk menulis serta berbagi pengalaman tentang hal-hal yang praktis mengenai fotografi. Hal-hal yang seharusnya sudah dapat diapresiasi oleh umum karena memotret sudah semakin memasyarakat , apalagi harga handphone berkamera semakin terjangkau menjadikan kegiatan memotret bukan sesuatu hal yang mewah lagi. Ditambah kegiatan menulis bukanlah sesuatu yang asing bagi saya, walaupun hanya sebatas menulis di buku harian atau notulen meeting di tempat kerja.

Dan ketika mengenal blog, rasanya motivasi saya untuk mulai menulis seolah mendapat media penyaluran yang tepat. Blog sebagai tempat menulis dan dibaca banyak orang. Yang tadinya kita terbiasa menulis untuk diri sendiri, akhirnya tulisan kita jadi bisa bermanfaat ketika orang lain ikut membaca.

Saya merasa kegiatan menulis ini, dapat menjadikan orang-orang di sekitar kita sebagai masyarakat pembelajar dan jadi lebih aktif mempelajari sesuatu daripada hanya jadi penonton televisi yang pasif. Banyak peluang-peluang yang dapat diciptakan dari kegiatan menulis ini, seperti mendapat penghasilan secara online, memasarkan sebuah kegiatan usaha, serta bisa memberdayakan potensi ekonomi rakyat lewat menulis di internet.

Kembali ke bidang saya semula, yaitu fotografi, saya berharap agar orang-orang bisa banyak belajar dan lebih dapat melihat kenyataan yang positif yang dapat digali serta dapat mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari.

Jadi, nggak ada ruginya menulis, menulis dapat membawa kita kepada kehidupan yang lebih baik. Marilah menulis Indonesia!



Artikel ini diikutsertakan dalam kontes menulis yang diadakan oleh Indonesia Menulis yang diSponsori oleh:
01. Sawa Sanganam
02. Mbak Diah
03. Bujang Rimbo
04. Ahmad Sofwan
05. WP Template Gratis
06. Khairuddin Syah
07. Reseller Indobilling
08. Ardy Pratama
09. Hangga Nuarta
10. Abdul Cholik
11. Herman Yudiono
12. Aldy M Aripin



Sumber foto

54 comments:

BlogCamp mengatakan...

Foto memang harus punya keahlian/ketrampilan dan cita rasa seni ya mas.
Semoga berjaya dalam kontesnya.

arkasala mengatakan...

semoga menjadi salah satu pemenangnya Mas.
Salam hangat selalu :)

Khery Sudeska mengatakan...

Setuju sekali, Mas. Perbanyak membaca dan menulis. Kurangi nonton tv. Semoga menjadi pemenang, Mas. Amin...

alamendah mengatakan...

huan lewat tulisan akan lebih berarti dan dapat dinikmati hingga waktu yang lama.
Semoga beruntung dalam mengikuti kontesnya.

alamendah mengatakan...

(maaf) izin mengamankan KELIMAAAXXXZ dulu. Boleh kan?!

khairuddin syach mengatakan...

Yupz, salah satu modal dasar dalam menghasilkan uang via internet, ya harus bisa menulis...

Inspiring post, sob

dedekusn mengatakan...

Sukses dgn fotografernya mas, sukses juga ngeblog ttg fotonya, saya yakin anda seoang profesional dlm fotografer.

Sukses, semoga sukses!

tukangpoto mengatakan...

Blogcamp : Terima kasih pakde.

arkasala : salam dari Jakarta mas.

Khery Sudeska : terima kasih ker.

alamendah : mudah-mudahan tulisan kita bisa menjadi arsip pengetahuan ya.

khairrudin syach : makasih mas khai sukses dengan kontes SEO nya ya.

dedekusn : makasih kang semoga sukses juga tetap semangat!

tukangpoto mengatakan...

Blogcamp : Terima kasih pakde.

arkasala : salam dari Jakarta mas.

Khery Sudeska : terima kasih ker.

alamendah : mudah-mudahan tulisan kita bisa menjadi arsip pengetahuan ya.

khairrudin syach : makasih mas khai sukses dengan kontes SEO nya ya.

dedekusn : makasih kang semoga sukses juga tetap semangat!

zulhaq mengatakan...

Masalah teknologi apapun, memang harus di sesuaikan dengan kebutuhan...

mari menulis!!!
mari foto foto he he he

aap mengatakan...

Selamat semoga sukses mas..! saya lagi belajar juga nih..masih amatir banget..!

Belajar Blog mengatakan...

wah lagi ikut kontes menulis yah mas
betul tuh mas
jarang2 ada blog yang membahas tentang kamera dan memotret
keep it posting ^^

bundadontworry mengatakan...

selamat ya Mas, semoga sukses di kontes ini.
saya rasa menulis juga dapat menyalurkan semua uneg2 dihati, selain tentunya berbagi, krn sejak sekolah sudah terbiasa menulis di buku harian, jadi tdk mengalami kesulitan yg berarti sewaktu menulis di blog.
fotografi sendiri menuntut keahlian tersendiri tentunya, apalagi sambil membagikan ilmu tsb lewat blog.
salam hangat utk keluarga.
salam.

tukangpoto mengatakan...

zulhaq : Ok bang mari kita teruskan kegiatan menulis kita.

aap : sama mas saya juga masih terus belajar.

belajar blog : iya makanya saya mau sedikit menyumbangkan pengalaman saya mas.

bundadontworry : iya bunda mudah-mudahan apa yang kita share di blog kita bisa berguna buat yang lain. Salam juga buat keluarga.

guskar mengatakan...

benar mas didit, kadang saya jg mendapatkan info dr bukan org yg tepat. baca majalah fotografi klo nggak ada yg membimbing kadang hasilnya jg nggak maksimal.
lumayan susah menyampaikan ide dng tulisan yg simpel dan mudah dipahami oleh pembacanya.
smg menang kontes mas..

tukangpoto mengatakan...

makasih mas gus, makanya saya terus berusaha biar tulisan-tulisan yang njlimet teknisnya bisa saya sederhanakan agar idenya bisa diterima oleh lebih banyak pembaca.

Badruz mengatakan...

menulis memang kenikmatan tersendiri mas.

semoga sukses di lomba menulisnya mas.

tukangpoto mengatakan...

Sama-sama mas Badruz, terima kasih.

elmoudy mengatakan...

menulis dan memoto... dua aktivitas yang sangat indah kolaborasinya...
foto menjadi obyek slalu hidup
tulisan membuat pikiran slalu hidup..

NURA mengatakan...

salam sobat
mantap sekali memang ,,kalau blog fotografer jurnal seperti blog mas ,,,
terus semangat dan sukses selalu.
saya ikut mendukung dari Saudi Arabia,,,semoga menang mas.

tukangpoto mengatakan...

elmoudy : apapun obyek tulisan kita bisa menjadi indah kalau kita mengerjakannya dengan sepenuh hati.

NURA : terima kasih, mbak Nura.

wempi mengatakan...

apapun motivasinya, ngblog sehat mari kita tularkan :D

tukangpoto mengatakan...

Betul,oom Wempi. Tetap semangat! Terus ngeblog!

isnuansa mengatakan...

Iya Mas Didit, kalo bisa, ditambah lagi dengan pelajaran dan tips-tips yang lebih spesifik, tapi dengan kamera yang merakyat. Jangan pake yang canggih-canggih aja. Kamera saku saya kan yang murah. ;-)

Saya tunggu tulisan-tulisan selanjutnya...

Mamah Aline mengatakan...

selain keahlian, fotografi juga harus punya citarasa da seni ya mas didiet, semoga menang kontesnya.

tukangpoto mengatakan...

isnuansa : ok deh mbak nunik, saya akan coba tuliskan saran-saran mbak.
Tunggu aja tulisan-tulisan saya selanjutnya..

mamah aline : makasih, mah.

H mengatakan...

enak skali membaca tulisan dari mas :), strukturnya mengalir.

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih bro Huang, tulisan di blog anda pun enak dibaca kok.

Belajar edit foto mengatakan...

semoga menang ya mas....cuma bisa bantu pake do'a ja...hehehe...(gak bisa pake' duit...soalnya job lagi sepi...hahaha...bulan suro..)..Semangat Mas.!!!

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih atas supportnya, mas. Salam hangat.

ceriaselamanyah mengatakan...

terus menulis....
agar dunia tau kita "ada"

tukangpoto mengatakan...

terus menulis..agar kita meninggalkan 'jejak' ilmu bagi yang lain.

Saung Link mengatakan...

Benar sekali sobat.. itulah hoby yang jai sumber amal dan rejeki.. semoga yahh sukses untuk kontesnya dan ..
Happy New Year 2010

tukangpoto mengatakan...

Selamat tahun baru juga untuk akang sekeluarga. Semoga lebih sukses di tahun depan.

nakjaDimande mengatakan...

Sukses untuk kontesnya ya dit.! semoga didit di tahun yang baru makin semangat menulis, membagi ilmu fotografinya dengan kami semua.

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih bundo, saya akan mencoba untuk terus konsisten dengan apa yang sudah saya mulai.

duadua mengatakan...

wah,jadi malu.saya kok kayaknya kurang aktif ya

tukangpoto mengatakan...

waduh, kemana aja nih mas baru kembali lagi. Mudah-mudahan masih semangat ya.

jejak annas mengatakan...

wah kayaknya selama ini orang yang memoto saya karena gak punya strtegi cara moto yang bener. soalnya kebanyakan hasilnya lebih buruk dari wajah aslinya he he he

tukangpoto mengatakan...

Mungkin fotografernya harus lebih banyak belajar lagi, mbak..atau dia sudah terpesona duluan sehingga melupakan teori-teorinya..hehehe.

annosmile mengatakan...

saya juga sering mendengar hal itu
kok hasil fotonya agak beda

tukangpoto mengatakan...

maksudnya agak beda,mas?

oelil mengatakan...

Sampai sekarang saya masih beranggapan bahwa kamera dengan pixel tinggi adalah yg terbaik..ternyata gak mutlak benar toh...semoga menang kontesnya mas

tukangpoto mengatakan...

ini tentang masalah persepsi yang salah yang sudah terlanjur menjadi persepsi masyarakat kebanyakan.

feto mengatakan...

artikelnya bagus nih...terima kasih infonya...^_^

tukangpoto mengatakan...

Terima kasih,sama-sama mas Feto.

itthonot mengatakan...

kunjungan perdana......

tukangpoto mengatakan...

selamat datang dan salam kenal..

Pelukis Cahaya mengatakan...

Nice blog.. keep share.. :)

baru mengatakan...

WAHH tulisannnya ternyta bisa menghasilkan uang ya,. kalau di internet..

patar mengatakan...

tulisannya sangat menginpirasi, jadi semangat lagi untuk tetap menulis..thanks

jaka mengatakan...

makasih gan infonya dan semoga bermanfaat

tejo mengatakan...

mantap bos artikelnya dan sangat menarik

sarmin mengatakan...

terimakasih mas buat infonya dan salam sukses