Kamis, 14 Januari 2010

Fotografi sebagai hobi

Hobi fotografi adalah salah satu hobi yang paling saya nikmati dari sekian hobi yang saya miliki. Fotografi telah menjadi bagian dari keseharian saya sejak belasan tahun ini, juga telah menjadi sarana untuk memenuhi periuk nasi keluarga saya. Berarti selain menjadi hobi, fotografi juga bisa kita jadikan sandaran hidup jika kita memang ingin menekuninya.

Bermula dari jaman SMA dulu, di mana saya hanya bisa melongo melihat teman-teman yang mengambil ekstrakurikuler fotografi sambil membayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk itu. Tapi ketika harus memiliki kamera SLR sendiri karena memang mengambil pelajaran desain grafis, fotografi menjadi media yang benar-benar saya nikmati untuk menyalurkan minat saya pada bidang visual.

Berikut ada hal-hal yang bisa kita persiapkan jika ingin menjadikan fotografi sebagai sebuah hobi, menurut pengalaman saya :

1 . Investasi kamera DSLR dan aksesorinya.
Bukan ingin mengecilkan arti kamera jenis lain, tapi sebuah kamera DSLR lebih dapat mengakomodasi semua kebutuhan yang diperlukan untuk mempelajari fotografi secara lebih optimal.

2 . Baca semua tentang fotografi.
Membaca semua literatur yang ada hubungannya dengan fotografi akan membuka wawasan tentang hobi yang sedang anda tekuni ini. Baik itu literatur yang bersifat offline maupun online, akan sangat berguna.

3 . Kursus atau otodidak.
Saya sendiri mempelajari fotografi secara otodidak, sebab cara belajar ' trial and error ' lebih ' nyangkut ' hasilnya bagi saya. Bermacam tempat kursus fotografipun sekarang telah tersedia. Dari tempat kursus yang dimiliki oleh fotografer terkenal sampai ke forum-forum di internet. Menurut hemat saya ditempat kursus itu dititikberatkan agar siswanya menguasai dasar-dasar ilmu fotografi. Baik itu yang tingkat basic maupun ditingkat advance dan dibantu dengan adanya pembimbing. Tapi pada akhirnya, seperti yang dikatakan oleh Indra Leonardi, " Photography is general but style is personal." Style dari hasil potretan kitalah yang harus diciptakan.

4 . Mengikuti kontes foto.
Ikutilah lomba-lomba foto yang sering diadakan oleh pihak sponsor. Tidak usah yang bertaraf nasional apalagi internasional, cukup lomba foto mingguan atau bulanan sebagai ajang untuk mengasah kreatifitas visual juga sebagai ajang pengakuan terhadap hasil karya kita jika terpilih. Hal ini akan memacu semangat kita untuk terus memperdalam ilmu fotografi.

5. Jangan membatasi diri.
Ketika sedang belajar fotografi sebaiknya anda tidak membatasi diri dengan hanya mempelajari satu jenis foto saja, misalnya; hanya jenis foto pemandangan saja. Praktekkan berbagai macam jenis foto yang anda sudah pelajari. Misalnya; fotografi makro, memotret anak kecil, still life, bermacam jenis angle dan pencahayaan, foto fashion dan pemotretan cewek-cewek cantik. Sehingga apresiasi wawasan fotografi anda semakin luas dan memudahkan ketika anda ingin memilih jenis fotografi apakah yang ingin kita fokuskan untuk ditekuni.

6 . Latihan, latihan dan latihan.
Ilmu fotografi terdiri dari 10% teori dan 90% praktek. Jadi semakin sering dan semakin tekun anda mempraktekkan teori fotografi yang telah anda pelajari semakin cepat pula anda menguasai segala aspek berkenaan dengan fotografi.

Mungkin ada yang mau menambahkan?
Akhir kata, selamat belajar dan salam jepret!



sumber foto

45 comments:

morishige mengatakan...

saya baru punya kamera pocket mas. hehe.. tapi bener, kamera SLR lebih mantap untuk belajar fotografi karena hampir semua hal bisa dilakukan di sana.. :D

alamendah mengatakan...

(maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
Saya hanya mempunyai camera digital saku. tapi lumayanlah untuk mengabadikan moment2. Soal hobi, ya...

hadianirahmi mengatakan...

nice posting Mas..
tapiii,,sayangnya di syarat pertama ajah saiia udah ga masuk,, hikss,,, mau beli kamera itu,, tp belum ada rizkinya terus,,
*kasiiaaaan yaa..

tukangpoto mengatakan...

morishige : bener,banget bang shige..

alamendah : nggak pa-pa kang,kan yang penting niatnya..hehe.

hadianirahmi : sementara ini boleh belajar teorinya dulu..gratis kok..hehe.

Marshmallow mengatakan...

mas tukangpoto, melihat blog sampeyan saya kok minder. sampeyan itu pasti fotografer hebat, dan saya ingin banget bisa memotret dengan baik.

ada sih saya mengumpulkan dan baca-baca buku fotografi, dan kebetulan diturunkan hobi yang sama seperti alm. ayah. tapi kamera saya masih semi SLR dengan aksesoris sangat minim. hiks...

jadi biar saya eksplorasi dengan kamera sederhana saja dulu sambil belajar di sini, ya? sementara, mohon dikoreksi beberapa hasil jepretan saya seperti dalam tag photo di blog saya bila berkenan. *malah ngasih kerjaan*

laurentina mengatakan...

Terima kasih buat tipsnya, Mas. Ini saya praktekkan sedikit demi sedikit, minimal mulai dengan motret diri sendiri dulu..

adityahadi mengatakan...

Ayo mas ... semangat terus buat dunia fotografinya, jangan kayak kutu dari dulu pengen beli kamera digital aja gak kesampean, nunggu uang saku penuh dulu deh baru beli yang bagus ^^

Imam mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Imam mengatakan...

saya ada pertanyaan sedikit, sering saya membaca bahwa kamera dan lensa sebagai investasi. Tetapi dalam benak saya yang namanya orang ingin berinvestasi berharap ada peningkatan pendapatan, dan jika kamera atau lensanya di jual harganya dibawah harga beli kan? jadi bukan investasi namanya. Mohon penjelasannya.

Ongki mengatakan...

Pak, kamera DSLR itu yng seperti apa y? Hehe, ndak ngerti..
Atau kamera yg seperti milik jurusan saya, udah gede dan berat, ada tabung di depannya, banyak tombol2nya yg bikin pusing.. Saya saya tanya harganya, katanya 15juta.. Dan sejak saat itu saya ndak berani megang kamera jurusan.. -_-!

Mamah Aline mengatakan...

dulu suka fotografi, soalnya tuntutan mata kuliah hehehe, jadi sering hunting pakai tripod plus creative lens kan jadul namanya juga, sekarang sih lewat....

tukangpoto mengatakan...

Marshmallow : nggak pa-pa, kamera nggak masalah, yang penting niatnya dulu..hehe.Ok deh nanti saya liatin foto-fotonya,ya.

laurentina : kalo motretin diri sendiri berarti motonya lewat cermin dong..hehe.

Adityahadi : ok deh kutu saya akan semangat terus..

Imam : bernivestasinya bukan melalui bendanya, tapi keahlian fotografinya yang nantinya bisa menghasilkan,mas.Semoga bisa membantu.

Ongki : ya,betul ,Ki. Kamera jurusan anda itu kamera DSLR.

Mamah Aline : aduh jadi lewat mana nih,Mah..hehe.

Bhirawa mengatakan...

Dengan hormat disampaikan bahwa BlogCamp ( http://abdulcholik.com ) masih dalam tahap penyelesaian perbaikan karena landing gear mengalami gangguan.
Beberapa tehnisi sedang kerja keras untuk mengembalikan kondisinya.
Saya sementara berada di Posko Bhirawa ( http://mbahcholik.info ) dan saat ini sedang menggelar promosi kaos loreng.
Silahkan para sahabat berkunjung sebelum waktu promosi habis.
Salam hangat dari Bhirawa.

isnuansa mengatakan...

Investasinya itu lho, yang berat... Saya sih hobi moto dan difoto Mas, tapi ya sekedar hobi aja, bukan pengen 'mendapatkan' dari situ, makanya investnya sekedar kamera saku aja deh...


Btw, mo nanyak nih, banner yang ita menang itu kok udah ga ada ya? Saya juga mo copot ah kalo gitu....

tukangpoto mengatakan...

Bhirawa : Ok pakde, salam hangat juga dari Jakarta.

isnuansa : bagus lho mbak punya hobi fotografi...hehe. Iya mbak banner nya udah tak copot soalnya hanya buat tahun 2009.

Triunt mengatakan...

Wah belum memenuhi syarat nih.
mundur dulu ah.
kameranya belum siap eksion mas.

tukangpoto mengatakan...

Jangan minder dulu mas,tetep stay tune untuk teorinya,ya.

arkasala mengatakan...

kelihatannya hobby saya moto belum sampe ke tingkat tinggi. Namun trims atas sarannya.
Salam

hpnugroho mengatakan...

pengennya sih SLR, tapi harganya wah ... jauh dari angan
sementara dengan pocket aja ..

nakjaDimande mengatakan...

tetap tanamkan dihati, suatu saat smoga ada rizkinya bundo beli kamera beneran :D

Saung Web mengatakan...

Hehe kayaknya otodidak dan no 6 yang sering dilakukan tapi tetep aja hasilnya masih kurang memuaskan sob.. hehe

Link Tea mengatakan...

Sekarang malah sering pake HP bos.. cuman hp jadul.. haha

saung Link mengatakan...

Tips2 fotograper nya ok pisan lur.. padahal sekalian dengan cara olah potonya .. dg tutoril photoshopnya.. hehe usuuul..

tukangpoto mengatakan...

arkasala : it's ok kang Yayat.

hpnugroho : boleh yang penting niatnya..hehe.

nakjaDimande : amin.

saungweb : terus berlatih aja kang.

Linktea : pake HP dulu bisa..

saunglink : sayangnya saya kurang begitu mendalami photoshop euy...takut malu-maluin..hehe.

guskar mengatakan...

bagi saya fotografi masih hobi setengah hati, mskpn saya sering mengintip2 majalah2 ttg fotografi.
bila lagi traveling, saya akan banyak mengambil gambar.. hbs itu cuma saya simpan saja.. baru stlh lama tersimpan baru ingat :)

tukangpoto mengatakan...

bagus,mas masih ada ketertarikan, baik untuk memperluas wawasan.

annosmile mengatakan...

saya suka fotografi
masih pake kamera poket
niat emang mau invertasi
tapi belum ada dana
kapan neh ngereview produk DSLR

tukangpoto mengatakan...

Mereview produk tanpa ngetest produk yang bersangkutan rasanya nggak fair, mungkin ada yang mau jadi sponsor?

bundadontworry mengatakan...

he...he...hobi fotonya bunda kayaknya masih asal jepret saja,
belum tingkat tinggi , namun tips2 disini sangat menjanjikan.
salam.

BARCHETO PUTRA mengatakan...

Pelajaran hidup yang bagus,Pak Andre.
Menekuni hoby dan akhirnya dapat menghidupi keluarga.
Selamat dan sukses selalu,Pak.
Salam buat keluarga, moga selalu diberkati.

Hengky mengatakan...

Saran yang baik, thx...


salam jepret...

tukangpoto mengatakan...

bunda dontworry : sebisa mungkin saya menyajikan tips-tips praktisnya bunda.

BARCHETO PUTRA : terima kasih pak,sama-sama.

hengky : terima kasih.

Rahad 2 Six mengatakan...

kamera aja baru kamera digital yang pocket...itu juga di pake keluarga..jadi poto2 kluarga juga banyak disana...

tukangpoto mengatakan...

Nggak pa-pa mas dimulai dari pocket aja dulu...

lingkungan kita mengatakan...

saya juga hobi mas..walaupun cmn pake kamera prosumer..

pernah sekali waktu ikutan lomba fhoto jurnalistik...ehh malah dapet juara satu..lumayan

tukangpoto mengatakan...

Wah,bagus itu mas selamat ya..jadi semangat kan belajar motonya...selamat terus berlatih!

zulham mengatakan...

fotografi emang hobi saya...

tukangpoto mengatakan...

Sama,bang. Fotografi juga hobi saya. Wah,kemana aja nih bang, baru nongol lagi, pindah 'rumah' baru ya?

presyprezl mengatakan...

baru beberapa waktu terakhir ni punya hobi fotografi juga saya..
tapi masih sebatas amatiran, masih nabung buat beli kamera dslr. hehe

c'nok mengatakan...

Mas, seneng bgt bs nemu tempat belajar dsni. Oya salam kenal mas! Ceritanya saya lg seneng photography tp kameranya msh semi SLR gitu...itu pun gratis hehehe..
Sementara sambil sy nabung buat beli DSLR sy ikut belajar di sini ya mas!

Makasih...

tukangpoto mengatakan...

Salam kenal juga mbak,senang bertemu dengan orang yang berminat sama, silahkan , memang blog ini ditujukan bagi kita untuk sama-sama belajar. Ok sering-sering mampir,ya.

BunDit mengatakan...

Mas... untuk pemula, kamera DSLR merk dan type apa yang mas rekomendasikan. Spec minimalnya gitu. Maksudnya ya namanya ntuk pemula. Harganya yg jangan mahal2 dulu hehehe, tapi bisa mengakomodasi untuk membuat gambar yang ciamik. Kalau gak bisa dijawab disini, email saya ya mas. Belum tenntu beli dlm wkt dekat sih tp setidaknya ada gambaran spec nya :-)

ichsan mengatakan...

kapan y saya bisa beli kamera slr
g ada slr y pake hp aja..
http://nice-portrait.blogspot.com

shaggy mengatakan...

nanti saya mau posting hasil jepretan di blog.... tapi kalo kameranya da kebeli.....

madenata mengatakan...

Mas Saya baru Belajar2 fotografi, kebetulan saya belajarnya kebanyakan dari internet maupun buku dan majalah lalu saya terapkan sendiri, apakah itu sudah cukup atau harus mengikuti kursus2 ?